Masih Membahas Kedua Kasus Yang Dianggap Bertentangan :
(a) Burung diciptakan sebelum manusia diciptakan (Kejadian 1: 24-27)
(b) Manusia diciptakan sebelum hewan diciptakan. (Kejadian 2: 7, 19)
Pemahaman :
* Kejadian 1:24-27
24 LAI TB, Berfirmanlah Allah: "Hendaklah
bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang
melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים תֹּוצֵא הָאָרֶץ נֶפֶשׁ חַיָּה לְמִינָהּ בְּהֵמָה וָרֶמֶשׂ וְחַיְתֹו־אֶרֶץ לְמִינָהּ וַיְהִי־כֵן׃
Translit, VAYO'MER 'ELOHÏM TOTSÊ' HÂ'ÂRETS NEFESY KHAYÂH LEMÏNÂH BEHÊMÂH VÂREMES VEKHAYTO-'ERETS LEMÏNÂH VAYHÏ-KHÊN
25 LAI TB, Allah menjadikan segala jenis
binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata
di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Hebrew,
וַיַּעַשׂ
אֱלֹהִים אֶת־חַיַּת הָאָרֶץ לְמִינָהּ וְאֶת־הַבְּהֵמָה לְמִינָהּ וְאֵת
כָּל־רֶמֶשׂ הָאֲדָמָה לְמִינֵהוּ וַיַּרְא אֱלֹהִים כִּי־טֹוב׃
Translit, VAYA'AS 'ELOHÏM 'ET-KHAYAT HÂ'ÂRETS LEMÏNÂH VE'ET-HABEHÊMÂH LEMÏNÂH VE'ÊT KOL-REMES HÂ'ADÂMÂH LEMÏNÊHU VAYAR' 'ELOHÏM KÏ-TOV
26 LAI TB, Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa
atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan
atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Hebrew,
וַיֹּאמֶר
אֱלֹהִים נַעֲשֶׂה אָדָם בְּצַלְמֵנוּ כִּדְמוּתֵנוּ וְיִרְדּוּ בִדְגַת
הַיָּם וּבְעֹוף הַשָּׁמַיִם וּבַבְּהֵמָה וּבְכָל־הָאָרֶץ
וּבְכָל־הָרֶמֶשׂ הָרֹמֵשׂ עַל־הָאָרֶץ׃
Translit, VAYO'MER 'ELOHÏM NA'ASEH 'ÂDÂM
BETSALMÊNU KIDMUTÊNU VEYIRDU VIDGAT HAYÂM UVE'OF HASYÂMAYIM UVABEHÊMÂH
UVEKHÂL-HÂ'ÂRETS UVEKHÂL-HÂREMES HÂROMÊS 'AL-HÂ'ÂRETS
27 LAI TB, Maka Allah menciptakan manusia
itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia;
laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Hebrew,
וַיִּבְרָא אֱלֹהִים אֶת־הָאָדָם בְּצַלְמֹו בְּצֶלֶם אֱלֹהִים בָּרָא אֹתֹו זָכָר וּנְקֵבָה בָּרָא אֹתָם׃
Translit, VAYIVRÂ' 'ELOHÏM 'ET-HÂ'ÂDÂM BETSALMO BETSELEM 'ELOHÏM BÂRÂ' 'OTO ZÂKHÂR UNEQÊVÂH BÂRÂ' 'OTÂM
Penulis Islam tersebut kurang tepat mengutip ayat,
burung dijadikan bersamaan dengan binatang laut pada hari kelima
(Kejadian 1:20-23) sedangkan ayat-ayat di atas menceritakan tentang
hewan-hewan di darat.
Telah ditanggapi sebelumnya bahwa Kejadian 2
menguraikan dan melengkapi Kejadian 1. Kejadian pasal 1 jelas merupakan
bagian integral dan penting dari seluruh catatan tentang Penciptaan.
Pada
hari kelima, Allah menyebabkan kumpulan air dipenuhi kehidupan dalam
air dan angkasa dipenuhi burung-burung. Mengapa burung-burung dan
ikan-ikan diciptakan pada hari yang sama? Para penafsir yang lebih tua
menjelaskan atas dasar persamaan kedua kelompok tersebut, sirip tampak
seperti sayap. Namun, mungkin disebabkan karena kenyataan bahwa
Penciptaan berlangsung dari yang lebih rendah kepada yang lebih tinggi;
ikan dan burung menempati tempat yang lebih rendah pada skala kehidupan
dibanding binatang-binatang darat, khususnya mamalia.
Pada hari
keenam, Allah menciptakan binatang-binatang darat dan manusia. Mengapa
penciptaan binatang-binatang darat dan manusia terjadi pada hari yang
sama? Sebagian penafsir menjelaskan bahwa wujud manusia, rupa
jasmaniahnya, berasal dari bumi sama dengan binatang; daratan muncul
pada hari ketiga Penciptaan, dan sekarang pada hari ketiga dari kelompok
yang kedua, yaitu hari keenam, makhluk-makhluk yang mendiami bumi
dibentuk. Namun terdapat jurang yang besar antara binatang-binatang dan
manusia. Salah satu alasan yang utama adalah kenyataan bahwa allah
menciptakan manusia menurut rupa-Nya sendiri, menurut gambar rohani-Nya.
Gambar ilahi ini rusak oleh Kejatuhan, dihancurkan oleh dosa; tetapi
bila seseorang menaruh percaya kepada Kristus, ia menjadi ciptaan baru
dan mengambil bagian dalam kodrat Ilahi.
Shalom..
Blessing In Christ..